• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Pusat Pelayanan Lansia Sleman, Yogyakarta dengan pendekatan Healing Therapeutic : menggunakan pencapaian parameter Indoor Health and Comfort

    Thumbnail
    View/Open
    21512143 (1-50).pdf (32.03Mb)
    21512143 (51-90).pdf (10.12Mb)
    2152143 (91-180).pdf (61.93Mb)
    Date
    2025
    Author
    Azalia, Risma
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Menurut data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) tahun 2023, Kabupaten Sleman memiliki proporsi penduduk lanjut usia tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni 9,98% atau sebanyak 111.001 jiwa dari total 1.112.616 penduduk. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dihadapkan pada tantangan signifikan seiring dengan peningkatan populasi lanjut usia. Dengan bertambahnya angka harapan hidup, muncul dampak yang kurang optimal, yakni banyak lansia yang tergolong dalam kategori "terlantar"—yaitu individu lanjut usia yang tidak memiliki dukungan keluarga, tempat tinggal, atau kondisi sosial-ekonomi yang memadai. Maka dari itu dilakukan perancangan Pusat Pelayanan Lansia Sleman, Yogyakarta dengan pendekatan Healing Therapeutic menggunakan pencapaian parameter Indoor Health and Comfort. Metode yang digunakan pada perancangan ini meliputi analisis permasalahan isu latar belakang, analisis kondisi eksisting site, mengembangkan konsep desain, serta melakukan pengujian desain menggunakan software Velux untuk pencahayaan alami dan CFD untuk penghawaan alami. Selain itu dilakukan Validasi pengujian menggunakan Tabel Prameter Indoor Health and Comfort dan Validasi kaitan antara parameter Healing Therapeutic dan Indoor Health and Comfort. Konsep perancangan Gubahan Massa berdasarkan hasil analisis pergerakan matahari yang memiliki sisi permukaan kecil yang menghadap azimuth 246 -294 , dan sisi permukaan terlebar menghadap azimuth 67 -294 serta 113 -246 , sehingga massa ini lebih optimal dalam memanfaatkan cahaya matahari akan tetapi tidak terlalu terpapar panas, serta menangkap angin dari arah selatan tenggara (aazimuth 149 -178 ) serta memanfaatkan angin dari arah azimuth 56 -94 untuk area meletakkan bukaan jendela putar kisi-kisi. Pembagian zona pada bangunan ini terbagi 3 zona, yaitu zona publik berisikan sekolah lansia, Klinik, Aula, kemudian Semi Private yang difungsikan sebagai sirkulasi khusus menuju panti wredha yang memisahkan area priavte dan private. Pada area private berisikan Panti Wredha yang terletak di paling belakang site untuk menjauhkan dari sumber kebisingan. Desain Selubung bangunan menggunakan sistem desain pasif yaitu light shelf untuk pencahayaan dan cross ventilation dengan penggunaan jendela putar untuk penghawaan. Sistem Struktur bangunan menggunakan sistem rigid frame dengan kolom dan balok beton. Penyelesaian persoalan lanskap menggunakan konsep healing garden dengan pemilihan tanaman Lavender, Bougenvile, dan Ketapang kencana, yang diharapkan akan membanru proses penyembuhan fisik dan psikologis lansia. o o o o o o o o o o Hasil simulasi software pencahayaan Velux menunjukkan bahwa besaran lux telah memenuhi standar kenyamanan pencahayaan berdasarkan SNI, serta hasil simulasi penghawaan CFD menunjukkan bahwa kecepatan angin di dalam bangunan sudah sesuai standar kenyamanan pergerakan angin. Hal ini membuktikan bahwa desain bukaan jendela, ventilasi, serta cross ventilation telah berhasil mencapai desain pasif. Hasil akhir perancangan menunjukkan bahwa fasilitas yang dibuat telah memenuhi kebutuhan fungsional dan terapeutik lansia melalui peletakan ramp dan railing sesuai standar, area parkir difabel di zona terdekat, serta komposisi tanaman healing garden yang mendukung aspek emosional dan sensorik. Tabel evaluasi keterkaitan parameter Healing Therapeutic dan Indoor Health and Comfort menegaskan bahwa elemen desain telah memenuhi kebutuhan perancangan dan berhasil menjawab permasalahan lansia terlantar melalui wadah Panti Wredha serta meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikologis lansia.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62018
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV