Show simple item record

dc.contributor.authorRhamadan, Muhammad Dwiqi
dc.date.accessioned2026-05-05T02:04:09Z
dc.date.available2026-05-05T02:04:09Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62013
dc.description.abstractKetidaksesuaian antara data persediaan dalam sistem dengan stok aktual di gudang berpotensi menimbulkan kerugian finansial maupun non-finansial. Penelitian ini dilakukan di PT OPQ dengan menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) untuk menganalisis faktor penyebab ketidaksesuaian stock opname dan merumuskan usulan perbaikan guna meningkatkan akurasi pencatatan persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu faktor manusia, metode, dan lingkungan. Penyebab dominan adalah ketiadaan laporan timbal balik dari pihak marketing yang bertindak sebagai stokis dengan persentase 83,22%, disertai beberapa faktor lain seperti selisih barang dari pemasok, pengalihan barang rusak menjadi sampel marketing, serta kesalahan pencatatan saat input data. Upaya perbaikan yang diusulkan meliputi penyusunan laporan berbasis data selisih stok untuk pengawasan berkala, pembagian divisi sesuai jobdesk guna meningkatkan efektivitas dan tanggung jawab, serta penerapan pengecekan harian berdasarkan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke).en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStock Opnameen_US
dc.subjectKetidaksesuaianen_US
dc.subjectMetode DMAICen_US
dc.subjectPengendalian Persediaanen_US
dc.titleAnalisis Faktor Ketidaksesuaian Data Stock Opname Persediaan dengan Metode DMAIC di PT. OPQen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19312107


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record