Show simple item record

dc.contributor.authorAditama, Dava Saif Agam
dc.date.accessioned2026-05-04T03:15:12Z
dc.date.available2026-05-04T03:15:12Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61970
dc.description.abstractGunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang mulai berkembang dalam sektor industri rumah tangga, termasuk industri tahu. Namun, perkembangan ini belum diimbangi dengan sistem pengolahan limbah cair yang memadai. Banyak industri tahu berskala kecil hingga menengah yang masih membuang limbah cair langsung ke lingkungan tanpa pengolahan, terutama di wilayah karst seperti Siraman yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap pencemaran air dan tanah. Hal ini menimbulkan permasalahan lingkungan yang serius seperti pencemaran air sungai, bau tidak sedap, dan kerusakan ekosistem. Sebagai upaya penyelesaian, dirancanglah sebuah industri tahu terintegrasi di Gunungkidul dengan pendekatan arsitektur integratif yang menggabungkan fungsi produksi, sistem pengolahan limbah cair, dan fasilitas edukasi. Industri ini diharapkan mampu menjadi percontohan pengelolaan limbah industri tahu yang ramah lingkungan dan menjadi sarana edukatif bagi masyarakat sekitar. Edukasi diberikan melalui visualisasi proses produksi dan pengolahan limbah, serta ruang partisipatif yang interaktif. Perancangan ini tidak hanya bertujuan mengurangi pencemaran, tetapi juga membangun kesadaran publik akan pentingnya pengelolaan limbah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIndustri Tahuen_US
dc.subjectLimbah Cairen_US
dc.subjectEdukasi Lingkunganen_US
dc.subjectArsitektur Integratifen_US
dc.subjectGunungkidulen_US
dc.titlePerancangan Industri Tahu yang Terintegrasi dengan Edukasi Produksi dan Pengelolaan Limbah Cair di Gunungkidulen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21512046


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record