Perancangan Industri Tahu yang Terintegrasi dengan Edukasi Produksi dan Pengelolaan Limbah Cair di Gunungkidul
Abstract
Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten yang mulai berkembang dalam sektor industri rumah
tangga, termasuk industri tahu. Namun, perkembangan ini belum diimbangi dengan sistem pengolahan
limbah cair yang memadai. Banyak industri tahu berskala kecil hingga menengah yang masih membuang
limbah cair langsung ke lingkungan tanpa pengolahan, terutama di wilayah karst seperti Siraman yang
memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap pencemaran air dan tanah. Hal ini menimbulkan
permasalahan lingkungan yang serius seperti pencemaran air sungai, bau tidak sedap, dan kerusakan
ekosistem.
Sebagai upaya penyelesaian, dirancanglah sebuah industri tahu terintegrasi di Gunungkidul dengan
pendekatan arsitektur integratif yang menggabungkan fungsi produksi, sistem pengolahan limbah cair, dan
fasilitas edukasi. Industri ini diharapkan mampu menjadi percontohan pengelolaan limbah industri tahu
yang ramah lingkungan dan menjadi sarana edukatif bagi masyarakat sekitar. Edukasi diberikan melalui
visualisasi proses produksi dan pengolahan limbah, serta ruang partisipatif yang interaktif.
Perancangan ini tidak hanya bertujuan mengurangi pencemaran, tetapi juga membangun kesadaran
publik akan pentingnya pengelolaan limbah.
Collections
- Architecture [3988]
