Show simple item record

dc.contributor.authorWibowo, Andrigo
dc.date.accessioned2026-05-02T07:22:28Z
dc.date.available2026-05-02T07:22:28Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61944
dc.description.abstractGuru tidak lagi hanya berperan sebagai pengajar dikelas selesai mengajar selesai tugasnya. Pada kurikulum 2013 guru perannya sudah tidak sebatas mengajar, guru harus bisa menjadi teladan, pembimbing, pendamping/fasilitator dan lain-lain.Guru harus bisa memahami siswa, hubungan dengan siswa lebih dekat, berdialog dengan siswa, memahami permasalahan siswa, dan sebagai pengawas agar siswa tidak melakukan indisipliner. Maka dari itu SMP Negeri 3 Mlati membentuk guru-guru pendamping. Tujuannyauntuk mencegah siswa-siswa agar tidak melakukan indisipliner serta melakukan penindakan bagi yang melanggar aturan sekolah. Karena siswa-siswa di SMP Negeri 3 Mlati masih ada siswa yang melanggar aturan sekolahsehingga membuat siswa tidak disiplin. Untuk itu SMP Negeri 3 Mlati membentuk guru-guru pendamping yang bekerja sama dengan berbagai pihak dari komite sekolah, orang tua, guru BK dan guru-guru yang ada. Jenis penelitian kualitatif, lokasi penelitian di SMP Negeri 3 Mlati Tlogoadi Mlati Sleman Yogyakarta. Subyek penelitian guru-guru pendamping di SMP Negeri 3 Mlati. Dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Guru pendamping di SMP Negeri 3 Mlati menggunakan strategi pendampingan, yakni yang pertama secara individual, yaitu layanan-layanan pendampingan yang dilakukan secara perorangan sesuai kebutuhan atau masalah yang dihadapi siswa, misalnya dalam bentuk layanan orientasi, informasi, konsultasi dan mediasi. Yang kedua secara kelompok, yaitu layanan-layanan pendampingan berupa pengarahan, pembinaan, konsultasi atau diskusi yang dilakukan dalam bentuk kelompok, baik menyangkut seluruh anggota kelompok atau sebagiannya saja sesuai kebutuhan atau permasalahan yang ada. Bentuk pendampingan siswa bervariatif berdasarkan pemahaman dan kondisi masing-masing siswa. Hasil dari program pendampingan ini sudah cukup baik, perilaku disiplin siswa mulai berubah membaik. Dengan terus menerus guru pendamping mengontrol siswa secara berkalah. Secara umum program pendampingan di SMP Negeri 3 Mlati terlaksana dengan lancar. Guru pendamping telah melaksanakan program pendampingan secara aktif.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStrategi Guru Pendamping,en_US
dc.subjectdalam Meningkatkan Karakter disiplin,en_US
dc.titleStrategi Guru Pendamping dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 3 Mlatien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17913022


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record