• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Strategi Guru Pendamping dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 3 Mlati

    Thumbnail
    View/Open
    Andrigo Wibowo 17913022.pdf (17.35Mb)
    Date
    2019
    Author
    Wibowo, Andrigo
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Guru tidak lagi hanya berperan sebagai pengajar dikelas selesai mengajar selesai tugasnya. Pada kurikulum 2013 guru perannya sudah tidak sebatas mengajar, guru harus bisa menjadi teladan, pembimbing, pendamping/fasilitator dan lain-lain.Guru harus bisa memahami siswa, hubungan dengan siswa lebih dekat, berdialog dengan siswa, memahami permasalahan siswa, dan sebagai pengawas agar siswa tidak melakukan indisipliner. Maka dari itu SMP Negeri 3 Mlati membentuk guru-guru pendamping. Tujuannyauntuk mencegah siswa-siswa agar tidak melakukan indisipliner serta melakukan penindakan bagi yang melanggar aturan sekolah. Karena siswa-siswa di SMP Negeri 3 Mlati masih ada siswa yang melanggar aturan sekolahsehingga membuat siswa tidak disiplin. Untuk itu SMP Negeri 3 Mlati membentuk guru-guru pendamping yang bekerja sama dengan berbagai pihak dari komite sekolah, orang tua, guru BK dan guru-guru yang ada. Jenis penelitian kualitatif, lokasi penelitian di SMP Negeri 3 Mlati Tlogoadi Mlati Sleman Yogyakarta. Subyek penelitian guru-guru pendamping di SMP Negeri 3 Mlati. Dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Guru pendamping di SMP Negeri 3 Mlati menggunakan strategi pendampingan, yakni yang pertama secara individual, yaitu layanan-layanan pendampingan yang dilakukan secara perorangan sesuai kebutuhan atau masalah yang dihadapi siswa, misalnya dalam bentuk layanan orientasi, informasi, konsultasi dan mediasi. Yang kedua secara kelompok, yaitu layanan-layanan pendampingan berupa pengarahan, pembinaan, konsultasi atau diskusi yang dilakukan dalam bentuk kelompok, baik menyangkut seluruh anggota kelompok atau sebagiannya saja sesuai kebutuhan atau permasalahan yang ada. Bentuk pendampingan siswa bervariatif berdasarkan pemahaman dan kondisi masing-masing siswa. Hasil dari program pendampingan ini sudah cukup baik, perilaku disiplin siswa mulai berubah membaik. Dengan terus menerus guru pendamping mengontrol siswa secara berkalah. Secara umum program pendampingan di SMP Negeri 3 Mlati terlaksana dengan lancar. Guru pendamping telah melaksanakan program pendampingan secara aktif.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61944
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1824]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV