Studi Praktik Pelayanan Kefarmasian oleh Apoteker di Apotek Kabupaten Bantul
Abstract
Pelayanan kefarmasian telah mengalami perubahan yang semula hanya berfokus pada pengelolaan obat (drug oriented) berkembang menjadi pelayanan komprehensif meliputi pelayanan obat dan pelayanan farmasi klinik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pelayanan kefarmasian oleh apoteker di apotek Kabupaten Bantul. Pemilihan kabupaten Bantul didasarkan karena kabupaten Bantul memiliki jumlah apotek sebanyak 110 apotek dengan jumlah apoteker sebanyak 195 orang, sehingga peningkatan mutu pelayanan kefarmasian sangat diperlukan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif dengan metode survey. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi kepada apoteker di apotek Kabupaten Bantul. Responden dalam penelitian ini adalah apoteker yang melakukan pelayanan kefarmasian di apotek. Hasil data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan Microsoft excel dan digambarkan dengan kalimat deskriptif yang menggambarkan keadaan sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 49 apoteker, 85,23% apoteker sudah melakukan pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai dan 88,13% apoteker telah melakukan pelayanan farmasi klinik.
Collections
- Pharmacy [1834]
