Show simple item record

dc.contributor.authorTama, Mohammad Ravel Resi
dc.date.accessioned2026-04-21T07:41:32Z
dc.date.available2026-04-21T07:41:32Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61811
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji hubungan kerja sama keamanan siber antara Indonesia dan Amerika Serikat pada periode 2018–2024. Meningkatnya ancaman digital di tingkat global, seperti ransomware, kebocoran data, serangan terhadap infrastruktur vital, serta aktivitas kelompok kriminal dan aktor negara mendorong kedua negara untuk membangun kolaborasi strategis. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis pustaka dan dokumen, serta menggunakan teori Kerja Sama Internasional K.J. Holsti guna menelusuri motivasi, dinamika proses, dan bentuk implementasi kerja sama yang dilakukan kedua pihak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memiliki kepentingan yang sejalan dalam memperkuat kemampuan nasional, membangun kepercayaan strategis, serta mengembangkan mekanisme pertukaran informasi untuk menghadapi ancaman siber lintas negara. Implementasi kerja sama tercermin dalam penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada 2018, perpanjangan perjanjian pada 2021, hingga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Desember 2024. Bentuk kolaborasi tersebut meliputi penyelenggaraan pelatihan keamanan siber, peningkatan kemampuan manajemen insiden, pertukaran intelijen siber, penguatan regulasi, serta dukungan teknologi dan peningkatan sumber daya manusia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIndonesiaen_US
dc.subjectAmerika Serikaten_US
dc.subjectKeamanan Siberen_US
dc.subjectKerja Sama Internasionalen_US
dc.titleKerja Sama Indonesia dan Amerika Serikat dalam menangani Keamanan Siber Tahun 2018-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21323272


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record