• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • New Submissions
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Metode Curing terhadap Sifat Mekanik Beton Untuk Efektivitas Pekerjaan Lapangan

    Thumbnail
    View/Open
    21511176.pdf (11.77Mb)
    Date
    2025
    Author
    Syafa, Habib Husein
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Beton merupakan material utama dalam konstruksi yang kekuatannya sangat dipengaruhi oleh metode perawatan selama proses hidrasi. Perawatan beton bertujuan menjaga kelembapan agar reaksi hidrasi semen berlangsung optimal sehingga beton memperoleh kekuatan sesuai mutu rencana. Metode perendaman dikenal sebagai metode paling efektif, namun kurang realistis untuk diterapkan di lapangan karena membutuhkan volume air dan fasilitas penunjang yang cukup besar. Oleh karena itu, dikembangkan beberapa metode alternatif seperti penyiraman, pembungkusan karung basah, penutupan plastic sheeting, dan penyemprotan curing compound. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh lima metode perawatan beton terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas. Perhitungan campuran beton menggunakan metode SNI 03-2834-2000 dengan mutu rencana 30 MPa. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm diuji pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan rata- rata berturut-turut adalah 30,03 MPa, 27,14 MPa, 25,27 MPa, 24,67 MPa, dan 23,77 MPa. Nilai modulus elastisitas menurut rumus ASTM C-469 berturut-turut sebesar 25.524,93 MPa, 24.951,50 MPa, 21.540,93 MPa, 18.594,28 MPa, dan 17.997,07 MPa, sedangkan kuat tarik belah masing- masing sebesar 2,21 MPa, 2,12 MPa, 2,02 MPa, 1,80 MPa, dan 1,70 MPa. Berdasarkan hasil penelitian, metode perendaman menghasilkan performa mekanik beton terbaik, diikuti oleh karung basah dan plastic sheeting. Namun, mengingat keterbatasan penerapan metode perendaman di lapangan, metode karung basah direkomendasikan untuk pekerjaan konstruksi bangunan, sedangkan curing compound lebih sesuai diterapkan pada pekerjaan perkerasan jalan. Pemilihan metode curing yang tepat sangat penting guna menjaga mutu beton serta meningkatkan efektivitas pekerjaan lapangan dan durabilitas beton jangka panjang.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/61785
    Collections
    • New Submissions [138]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV