| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi bergerak (mobile
application) yang berfungsi sebagai solusi mandiri bagi pengguna untuk memverifikasi status
halal dan haram suatu produk, dengan berfokus pada analisis komposisi bahan baku
menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR). Aplikasi dikembangkan
sebagai respons atas keterbatasan metode verifikasi konvensional, seperti barcode, yang
kurang dalam memberikan transparansi pada tingkat bahan aditif, khususnya pada produk
impor atau yang belum bersertifikat halal.
Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah Design Thinking, yang
berorientasi pada pengguna (human-centered), melalui tahapan empathize, define, ideate,
prototype, dan test. Aplikasi diimplementasikan menggunakan platform Android Studio dan
memanfaatkan Cloud Firestore sebagai basis data utama. Fitur utama aplikasi mencakup
pemindaian OCR yang terintegrasi dengan fungsi terjemahan otomatis dari berbagai bahasa ke
bahasa Inggris, serta dukungan verifikasi status halal berdasarkan dua mazhab hukum Islam,
yaitu Hanafi dan Syafi’i.
Validasi sistem dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu pengujian fungsionalitas
menggunakan Black Box Testing dan pengujian kegunaan menggunakan System Usability
Scale (SUS). Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa seluruh fitur fungsional berjalan
optimal, meskipun teridentifikasi tantangan minor pada akurasi OCR saat memproses kemasan
dengan teks miring atau reflektif. Secara kuantitatif, skor akhir SUS yang diperoleh adalah
80,156, yang menempatkan aplikasi dalam kategori acceptable. Analisis kualitatif lebih lanjut
menunjukkan bahwa meskipun proses verifikasi bahan secara fundamental kompleks
(membutuhkan kehati-hatian tinggi), aplikasi berhasil menciptakan platform yang logis dan
intuitif bagi pengguna. Keberadaan mekanisme pelaporan kesalahan (feedback loop) dalam
sistem juga memvalidasi kesiapan aplikasi untuk penyempurnaan data secara berkelanjutan. | en_US |