Studi Tentang Kecemasan dalam menghadapi Dunia Kerja Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam fenomena
kecemasan yang dialami mahasiswa tingkat akhir Program Studi Pendidikan Agama
Islam (PAI) Universitas Islam Indonesia dalam menghadapi transisi menuju dunia
kerja. Masa transisi ini sering memicu kecemasan yang kompleks, meliputi dimensi
psikologis, sosial, ekonomi, dan spiritual. Dengan menggunakan pendekatan
kualitatif jenis fenomenologis, penelitian ini menggali pengalaman subjektif
mahasiswa melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan
dokumentasi. Hasil penelitian (1) Bentuk kecemasan meliputi aspek psikis (takut
gagal, kurang percaya diri, cemas masa depan), fisik (sulit tidur, jantung berdebar,
kelelahan), dan sosial (minder, takut bersaing, khawatir ditolak kerja). (2) Faktor
penyebab bersifat multidimensional, mencakup tekanan akademik dari skripsi,
ketidakpastian peluang kerja, tuntutan keluarga dan lingkungan, serta rendahnya self-
efficacy dan soft skill. (3) Analisis teoritis dan perspektif Islam menunjukkan
kecemasan dapat dipahami dengan konsep state anxiety dan trait anxiety
(Spielberger), teori Lazarus tentang penilaian situasi sebagai ancaman, serta
pendekatan Islam melalui keseimbangan ikhtiar dan tawakal. (4) Dampak kecemasan
bersifat ganda: sebagian mahasiswa terhambat dalam belajar dan persiapan karier,
sementara sebagian lain justru terdorong meningkatkan disiplin dan keterampilan.
Collections
- Islamic Education [1211]
