| dc.description.abstract | Perintisan bisnis "Finnes Healthy" didasarkan pada sulitnya menjaga pola makan sehat di tengah
padatnya aktivitas harian. Masalah utama yang diangkat adalah minimnya penyedia makanan sehat yang
praktis, bergizi, dan terjangkau di sekitar Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. Mahasiswa dan
profesional muda seringkali terjebak pada pilihan makanan cepat saji karena gerai makanan sehat
umumnya berlokasi jauh dari kampus dengan harga yang kurang bersahabat. Berangkat dari hal tersebut,
perintisan bisnis ini bertujuan untuk menyediakan bento sehat yang dipantau oleh ahli gizi, membangun
identitas merek yang kuat melalui strategi digital, serta memvalidasi potensi pasar makanan sehat di
lingkungan kampus.
Metode yang diterapkan dalam perintisan bisnis ini menggunakan pendekatan sistematis
melalui riset dan aksi berbasis kerangka kerja AIDA (Awareness, Interest, Desire, Action). Riset pasar
primer dilakukan melalui observasi lapangan, sedangkan riset sekunder memanfaatkan alat digital
seperti Google Trends untuk memetakan perilaku konsumen. Strategi pemasaran difokuskan pada media
sosial Instagram dan TikTok dengan konten yang menggabungkan promosi visual estetis dan edukasi
nutrisi yang relevan bagi Gen Z. Selain promosi digital, dilakukan juga pendekatan luring melalui
penyebaran poster di titik strategis sekitar kampus.
Hasil perintisan menunjukkan capaian terukur pada setiap tahapan AIDA. Pada tahap
Awareness, akun Instagram Finnes Healthy berhasil memperoleh 70 followers dengan jangkauan
(reach) 56 orang dari 9 konten yang diproduksi, serta 45 views pada konten Story/Reels. Tahap Interest
menunjukkan engagement yang kuat dengan 18 likes, 12 saves, 6 shares, 4 komentar, dan yang paling
signifikan adalah 19 Direct Message (DM) yang menanyakan detail menu dan harga. Pada tahap Desire,
minat beli semakin menguat dengan 20 chat pemesanan, 16 pertanyaan terkait paket/harga, 23 konsumen
yang melakukan repeat chat, dan 6 testimoni minat positif. Tahap Action membuktikan konversi yang
nyata dengan total penjualan 311 box (26 paket bundling) yang menghasilkan omzet sebesar
Rp8.900.000 dengan harga Rp25.000 per box. Instagram terbukti menjadi kanal paling efektif dalam
menciptakan interaksi dan konversi penjualan, mengungguli kanal fisik seperti gym.
Implikasi dari perintisan ini menegaskan bahwa pemasaran berbasis visual dan edukasi sangat
efektif dalam mengubah minat menjadi transaksi nyata di kalangan anak muda. Keberhasilan Finnes
Healthy menunjukkan bahwa kedekatan lokasi dan kemudahan komunikasi melalui platform digital
adalah kunci utama memenangkan pasar kuliner di lingkungan akademis. Meskipun terdapat kendala
seperti inkonsistensi unggahan konten dan proses sertifikasi halal yang belum selesai, model bisnis ini
tervalidasi melalui respons positif pasar. Hasil ini menjadi landasan bagi pengembangan bisnis kuliner
sehat di masa depan yang mengedepankan kualitas gizi, harga yang rasional, dan kehadiran digital yang
konsisten. | en_US |