Show simple item record

dc.contributor.authorPutri, Ratna Ayu Oktavia
dc.date.accessioned2026-04-16T02:59:17Z
dc.date.available2026-04-16T02:59:17Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61600
dc.description.abstractPenelitian ini membahas bagaimana WALHI Sulawesi Tengah membangun framing terhadap isu hilirisasi nikel di Morowali pada tahun 2020-2025. Isu ini menjadi penting karena hilirisasi nikel mendorong masuknya investasi Tiongkok melalui perusahaan seperti Tsingshan Group dan PT IMIP, yang kemudian menimbulkan berbagai persoalan lingkungan serta ketegangan antara kepentingan ekonomi dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan teori framing dari Snow dan Benford, yang terdiri dari tiga pilar yaitu diagnostik, prognostik, dan motivasi. Kerangka ini digunakan untuk memahami bagaimana WALHI menyoroti masalah, menawarkan solusi, serta mendorong keterlibatan publik. Berdasarkan analisis laporan publikasi, siaran pers, dan wawancara dengan WALHI Sulawesi Tengah, penelitian ini menemukan bahwa WALHI membangun framing yang menekankan kerusakan ekologis, kerentanan masyarakat, dan lemahnya pengawasan negara. WALHI juga mendorong alternatif pembangunan yang berkelanjutan serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam advokasi. Temuan ini menunjukkan bahwa framing menjadi strategi penting bagi WALHI dalam mengkritisi model pembangunan ekstraktif dan dalam mempengaruhi cara pandang masyarakat mengenai investasi nikel di Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectWALHIen_US
dc.subjectFramingen_US
dc.subjectHilirisasi Nikelen_US
dc.subjectMorowalien_US
dc.subjectTiongkoken_US
dc.titleUpaya Framing Walhi Sulawesi Tengah Terhadap Investasi Tiongkok Pada Hilirisasi Nikel Morowali 2020-2025en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22323032


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record