Show simple item record

dc.contributor.authorPasha, Muhammad Rizky
dc.contributor.authorAdharsyah, Ryuza
dc.date.accessioned2026-04-16T01:42:59Z
dc.date.available2026-04-16T01:42:59Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61575
dc.description.abstractPelecehan seksual merupakan sebuah kasus yang di mana merupakan sebuah perilaku meremehkan atau merendahkan martabat seseorang yang berkaitan dengan seks, baik secara verbal, fisik, dan juga permintaan-permintaan lain yang merujuk pada konteks seks. Tingkat kasus korban pelecehan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tercatat bahwa korban yang lebih banyak mengalami pelecehan seksual terjadi pada daerah Kabupaten Sleman sebesar 44%, diikuti pada Kota Yogyakarta yang mencapai 27%, Kabupaten Bantul 27%, Kabupaten Kulon Progo serta Gunung Kidul mencapai 2%. Tingginya dari kasus pelecehan atau kekerasan seksual terhadap perempuan mampu berdampak negatif yang akan menghasilkan kerugian terhadap korban tersebut.[1] Berdasarkan dari hasil permasalahan tersebut, dibutuhkan sebuah alat yang canggih agar lebih efektif. Sehingga tim memutuskan untuk menciptakan alat dengan nama Intelligent Shoe for Women atau sepatu pintar untuk wanita. Alat yang dibuat bertujuan agar meminimalkan terjadinya kekerasan atau pelecehan seksual yang sering terjadi pada perempuan. Dasar dari alat yang telah ditentukan oleh tim, menggunakan GPS (Global Positioning System) sebagai penentu posisi pengguna dapat diperhatikan oleh pihak ketiga. Titik lokasi yang didapat dari GPS tersebut akan dikirimkan ke aplikasi Telegram. Sehingga dari aplikasi tersebut mampu mengirimkan pesan singkat berupa titik lokasi pengguna sepatu. Kemudian menggunakan buzzer sebagai sumber keluaran gelombang suara untuk mendapatkan perhatian sekitar ketika dalam kondisi bahaya. Projek ini juga menciptakan suatu kejut listrik dengan tegangan 1.5kV sebagai bentuk perlawanan pengguna kepada pelaku. Kekurangan pada alat ini memiliki rasa kurang nyaman ketika menggunakan sepatu dikarenakan alat ini memiliki massa yang berat ketika digunakan. Alat ini tidak dapat digunakan untuk lari dikarenakan terdapat komponen sehingga rentan terhadap kerusakan didalamnya. Delay dari penangkapan sinyal pada alat ini juga menjadikan salah satu kekurangan pada sepatu. Hasil kejutan listrik yang dikeluarkan rendah sehingga belum mampu untuk memberikan bentuk perlawanan yang signifikan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleIntelligent Shoe For Womenen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19524100
dc.Identifier.NIM19524102


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record