Show simple item record

dc.contributor.authorFiradha, Anggita Radevi
dc.date.accessioned2026-04-14T03:00:45Z
dc.date.available2026-04-14T03:00:45Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61491
dc.description.abstractPenelitian ini mengeksplorasi hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dan komunikasi interpersonal pada mahasiswa di Yogyakarta. Pola asuuh otoriter ditandai dengan kontrol ketat, tuntutan kepatuhan tinggi, komunikasi satu arah, dan minim dukungan emosional, yang diduga mempengaruhi kemampuan komunikasi mahasiswa. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 195 mahasiswa S1 berusia 18-25 tahun melalui penyebaran kuesioner online. Instrumen yang digunakan adalah subskala Authoritarian Parental Questionnaire (PAQ) dan Interpersonal Communication Scale (ICS). Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif signifikan antara pola asuh otoriter dan komunikasi interpersonal, dengan pola asuh ibu r = -0,463 (p<0,01) dan ayah r = -0,490 (p<0,01). Hasil ini menegaskan bahwa semakin tinggi pola asuh otoriter, semakin rendah kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa. Temuan ini menjadi rujukan bagi orang tua, pendidik, dan mahasiswa dalam mendorong pengasuhan terbuka dan pengembangan keterampilan komunikasi sejak dini.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPola Asuh Otoriteren_US
dc.subjectKomunikasi Interpersonalen_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.titleHubungan Pola Asuh Otoriter Orang Tua dan Komunikasi Interpersonal Mahasiswaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320100


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record