Hubungan Pola Asuh Otoriter Orang Tua dan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dan
komunikasi interpersonal pada mahasiswa di Yogyakarta. Pola asuuh otoriter ditandai
dengan kontrol ketat, tuntutan kepatuhan tinggi, komunikasi satu arah, dan minim
dukungan emosional, yang diduga mempengaruhi kemampuan komunikasi
mahasiswa. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 195 mahasiswa S1
berusia 18-25 tahun melalui penyebaran kuesioner online. Instrumen yang digunakan
adalah subskala Authoritarian Parental Questionnaire (PAQ) dan Interpersonal
Communication Scale (ICS). Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif
signifikan antara pola asuh otoriter dan komunikasi interpersonal, dengan pola asuh ibu
r = -0,463 (p<0,01) dan ayah r = -0,490 (p<0,01). Hasil ini menegaskan bahwa semakin
tinggi pola asuh otoriter, semakin rendah kemampuan komunikasi interpersonal
mahasiswa. Temuan ini menjadi rujukan bagi orang tua, pendidik, dan mahasiswa
dalam mendorong pengasuhan terbuka dan pengembangan keterampilan komunikasi
sejak dini.
Collections
- Psychology [240]
