• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Antara Regulasi Emosi dengan Burnout Akademik pada Mahasiswa Aktif Organisasi

    Thumbnail
    View/Open
    21320188.pdf (1020.Kb)
    Date
    2025
    Author
    Salsabilla, Putri Meilinda
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan burnout akademik pada mahasiswa aktif organisasi. Mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai mahasiswa dan pengurus organisasi berpotensi mengalami tekanan emosional, kelelahan akademik, serta tuntutan yang bersifat kronis. Regulasi emosi berperan penting dalam membantu mahasiswa mengelola tekanan tersebut agar tidak berkembang menjadi burnout akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 178 mahasiswa aktif organisasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah School Burnout Inventory (SBI) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson melalui JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi memiliki hubungan yang signifikan dengan burnout akademik. Dimensi cognitive reappraisal memiliki hubungan positif yang lemah namun signifikan dengan burnout akademik (r = 0,221; p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi penggunaan strategi ini, semakin tinggi pula tingkat burnout yang dialami. Temuan ini mencerminkan bahwa mahasiswa dengan tingkat tekanan tinggi cenderung meningkatkan penggunaan reappraisal sebagai upaya coping, meskipun situasi yang dihadapi sulit dikendalikan. Sebaliknya, expressive suppression menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan burnout akademik (r = –0,321; p < 0,001), mengindikasikan bahwa kemampuan mengendalikan ekspresi emosi dapat berperan adaptif dalam konteks tuntutan ganda. Analisis antar dimensi menunjukkan bahwa cognitive reappraisal berhubungan negatif signifikan dengan emotional exhaustion dan personal inadequacy, namun tidak berhubungan dengan cynicism. Temuan ini menegaskan bahwa regulasi emosi, khususnya strategi dalam mengelola tekanan emosional, memiliki peran penting dalam memprediksi dan menurunkan risiko burnout akademik pada mahasiswa aktif organisasi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61481
    Collections
    • Psychology [240]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV