| dc.contributor.author | Ambarwati, Endah Farhati | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-13T08:44:52Z | |
| dc.date.available | 2026-04-13T08:44:52Z | |
| dc.date.issued | 2012 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uii.ac.id/123456789/61479 | |
| dc.description.abstract | Keluarga (orang tua) merupakan lingkungan pertama bagi anak. Karena keluarga (orang tua) mempunyai peran yang vital dalam perkembangan aspek psikologis anak. Diantara aspek psikologis anak adalah kecerdasan emosionalnya. Berdasarkan penelitian para ahli, perkembangan kecerdasan emosional anak ternyata lebih menentukan kesuksesan anak di masa depan. Di lingkungan SMP Ngeri 2 masaran, banyak anak yang ditinggalkan orang tuanya untuk mencari nafkah di luar daerah yang disebut merantau. Anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya untuk merantau praktis tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tuanya karena keterbatasan ruang dan waktu. Anak-anak ini cenderung mempunyai perilaku - perilaku yang menyimpang karena tidak ada figur yang membimbing di masa-masa perkembangannya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses interaksi anak yang ditinggalkan orang tuanya untuk merantau dengan lingkungan sosialnya serta bagaimana perkembangan kecerdasan emosional anak yang ditinggalkan orang tuanya untuk merantau. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori-teori yang berhubungan dengan perkembangan kecerdasan emosional, makna orang tua dalam pendidikan anak serta tentang macam-macam proses interaksi sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara menampilkan beberapa informan dari siswa SMP Negeri 2 Masaran sebagai obyek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa anak yang ditinggalkan orang tuanya merantau interaksi sosialnya lebih banyak dilakukan dengan temannya daripada dengan keluarga ataupun orang tuanya. Sementara perkembangan kecerdasan emosionalnya cenderung kurang berkembang baik. Hal ini dapat terlihat dari aspek-aspek yang terkandung dalam kecerdasan emosional yang tidak dikuasainya dengan baik. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Anak | en_US |
| dc.subject | Kecerdasan Emosional | en_US |
| dc.subject | Orang Tua | en_US |
| dc.title | Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak yang Ditinggalkan Orangtuanya untuk Merantau (Studi Kasus Siswa-siswa SMP Negeri 2 Masaran Tahun Pelajaran 2010/2011) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 08913142 | |