• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak yang Ditinggalkan Orangtuanya untuk Merantau (Studi Kasus Siswa-siswa SMP Negeri 2 Masaran Tahun Pelajaran 2010/2011)

    Thumbnail
    View/Open
    08913142.pdf (4.098Mb)
    Date
    2012
    Author
    Ambarwati, Endah Farhati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Keluarga (orang tua) merupakan lingkungan pertama bagi anak. Karena keluarga (orang tua) mempunyai peran yang vital dalam perkembangan aspek psikologis anak. Diantara aspek psikologis anak adalah kecerdasan emosionalnya. Berdasarkan penelitian para ahli, perkembangan kecerdasan emosional anak ternyata lebih menentukan kesuksesan anak di masa depan. Di lingkungan SMP Ngeri 2 masaran, banyak anak yang ditinggalkan orang tuanya untuk mencari nafkah di luar daerah yang disebut merantau. Anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya untuk merantau praktis tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tuanya karena keterbatasan ruang dan waktu. Anak-anak ini cenderung mempunyai perilaku - perilaku yang menyimpang karena tidak ada figur yang membimbing di masa-masa perkembangannya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses interaksi anak yang ditinggalkan orang tuanya untuk merantau dengan lingkungan sosialnya serta bagaimana perkembangan kecerdasan emosional anak yang ditinggalkan orang tuanya untuk merantau. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori-teori yang berhubungan dengan perkembangan kecerdasan emosional, makna orang tua dalam pendidikan anak serta tentang macam-macam proses interaksi sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara menampilkan beberapa informan dari siswa SMP Negeri 2 Masaran sebagai obyek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa anak yang ditinggalkan orang tuanya merantau interaksi sosialnya lebih banyak dilakukan dengan temannya daripada dengan keluarga ataupun orang tuanya. Sementara perkembangan kecerdasan emosionalnya cenderung kurang berkembang baik. Hal ini dapat terlihat dari aspek-aspek yang terkandung dalam kecerdasan emosional yang tidak dikuasainya dengan baik.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61479
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV