• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Fenomena Islamofobia di Korea Selatan Terhadap Komunitas Muslim Melalui Perspektif Kekerasan Kultural (2017-2022)

    Thumbnail
    View/Open
    21323311.pdf (10.59Mb)
    Date
    2025
    Author
    Sholah, Ajeng Yukita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Isu fenomena islamofobia dan kekerasan kultural terhadap kelompok minoritas merupakan salah satu isu yang sering terjadi di Korea Selatan. Islamofobia itu bukan hanya praktik diskriminasi saja, melainkan juga manifestasi dari kekerasan kultural yang membuat sikap dan tindakan diskriminasi terhadap komunitas muslim dianggap wajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana bentuk-bentuk kekerasan kultural yang dilakukan oleh masyarakat Korea Selatan terhadap komunitas muslim yang ada di Korea Selatan. Kerangka pemikiran penelitian ini menggunakan konsep kekerasan kultural Johan Galtung dalam meninjau kekerasan kultural yang terjadi terhadap komunitas muslim di Korea Selatan. Melalui teori temuan penelitian didapatkan dan dapat di identifikasi bentuk-bentuk kekerasan kultural yang dilakukan masyarakat Korea Selatan terhadap komunitas muslim dengan menggunakan beberapa aspek yang relevan yaitu aspek agama, ideologi, bahasa dan seni. Hasil dari penelitian ini berhasil menjawab rumusan masalah terkait bagaimana bentuk-bentuk kekerasan kultural terjadi terhadap komunitas muslim di Korea Selatan karena adanya ajaran agama kristen konservatif yang mayoritas masih kuat, budaya homogen dan nasionalisme etnik yang kuat serta budaya bahasa dan seni yang masih mendominasi. Budaya-budaya ini menganggap bahwa komunitas atau etnis lainnya sebagai objek yang rendah dan tidak setara, sehingga memicu terjadinya berbagai bentuk kekerasan kultural.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61442
    Collections
    • International Relations [913]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV