• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Modus Operandi dan Penegakan Hukum oleh Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Terhadap Kasus Pembobolan Rekening Bank Melalui Sistem Elektronik

    Thumbnail
    View/Open
    21410510.pdf (2.045Mb)
    21410510 Bab 1.pdf (237.2Kb)
    21410510 Daftar Pustaka.pdf (241.8Kb)
    Date
    2025
    Author
    Gavino, Jouza
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perkembangan teknologi informasi dalam sektor perbankan menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi, namun juga menimbulkan kerentanan terhadap tindak pidana siber, khususnya pembobolan rekening bank melalui sistem elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji modus operandi yang digunakan pelaku dalam melakukan akses ilegal terhadap rekening bank nasabah, serta menganalisis peran Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-empiris dengan pendekatan sosiologis, melalui studi pustaka, wawancara, serta analisis dokumen hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku menggunakan berbagai modus operandi seperti phishing, malware, SIM swap fraud, dan social engineering, yang memanfaatkan kelemahan sistem keamanan perbankan maupun kelengahan nasabah. Dari sisi hukum, kasus ini diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-Undang Perbankan yang menegaskan tanggung jawab bank dalam memberikan perlindungan dan ganti rugi atas kerugian nasabah. Sementara itu, Kepolisian DIY berperan strategis melalui langkah preventif berupa edukasi literasi digital dan peningkatan kapasitas teknologi kepolisian, serta langkah represif melalui penyelidikan dan penindakan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanggulangan pembobolan rekening bank elektronik memerlukan sinergi berkelanjutan antara bank, aparat penegak hukum, regulator, dan masyarakat guna menciptakan ekosistem perbankan digital yang aman dan terpercaya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61346
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV