Show simple item record

dc.contributor.authorAl-Juhra
dc.date.accessioned2026-04-10T03:07:23Z
dc.date.available2026-04-10T03:07:23Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61324
dc.description.abstractDalam tesis ini akan dilakukan penelitian tentang: pertama, landasan pemikiran Muhammad Natsir dalam pendidikan Islam. kedua, konsep Muhammad Natsir dalam pendidikan Islam di Indonesia. ketiga, relevansi pemikiran Muhammad Natsir terhadap pendidikan Islam di Indonesia secara integral. Penyusunan tesis ini bertujuan untuk menjelaskan tentang relevansi konsep pemikiran Muhammad Natsir terhadap pendidikan Islam di Indonesia secara integral, karena Muhammad Natsir adalah sorang pemikir yang integralisasi dalam bidang pendidikan yang sangat komit dengan Islam. Metode yang digunakan dalam penyusunan tesis ini adalah metode library Research atau studi kepustakaan dengan pendekatan analisis historis. Sumber data ini terdiri dari data primer dan data skunder, selain data-data primer dan sekunder, penulis juga menggunakan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan tema tesis ini. Setelah melakukan penelitian hasil yang dapat adalah: ladasan konsep pemikiran Muhammad Natsir tentang integralisasi pendidikan sangat sesuai dengan dunia pendidikan sekarang ini, baik landasan normatif (yang dapat membedakan yang hak dan yang batil), landasan historis (pendidikan yang tidak membedakan status ekonomi, kasta, ras, dan lain sebagainya), maupun landasan filosofis (kebenaran yang hakiki adalah kebenaran Tuhan, yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah). Konsep pemikiran Muhammad Natsir tentang pendidikan Islam yang universal-integral dan harmonis adalah berdasarkan tauhid, serta hasil ijtihad dan renungan yang digali oleh Muhammad Natsir dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Konsep yang dipegang oleh Muhammad Natsir, bahwa kemajuan yang ingin dicapai dalam pendidikan Islam tidaklah diukur dengan penguasaan atau dengan supremasi atas segala kepentingan duniawi saja, akan tetapi juga dengan melihat sampai dimana kehidupan duniawi memberikan asset untuk kehidupan di akherat kelak. Pemikiran Muhammad Natsir tentang pendidikan Islam memiliki relevansi dengan dunia pendidikan Islam di Indonesia sekarang ini. Kajian penelitian terhadap pemikiran ini juga diharapkan berguna untuk menambah khazanah pengetahuan bagi penyusun secara khususnya dan generasi Islam pada umumnya. Bagi generasi Islam harus paham bahwa ilmu agama dan ilmu umum adalah sebuah sistem yang saling membutuhkan, tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, tidak boleh memilah dan memilih ilmu yang akan dituntut, karena sebenarnya semua ilmu itu berasal dari sumber yang satu, yaitu Allah SWT. Islam merupakan agama yang memadukan antara ilmu dan iman yang kemudian melahirkan amal. Dengan demikian, pendidikan Islam diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan pemahaman yang benar tentang hakekat keberadaan manusia di dunia ini, yakni sebagai khalifatullah yang senantiasa mengabdi kepada Khaliqnya dan mampu merekayasa alam sebagai hamba Allah untuk kesejahteraan umat manusia dan rahmatan lil ‘alamin.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectIntegralen_US
dc.subjectPemikiranen_US
dc.subjectPendidikan Islamen_US
dc.subjectIlmuen_US
dc.subjectAgamaen_US
dc.titleKonsep Pendidikan Islam di Indonesia menurut Muhammad Natsir (Relevansi Pemikiran Muhammad Natsir terhadap Pendidikan Islam di Indonesia secara Integral)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM05913015


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record