• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Konsep Pendidikan Islam di Indonesia menurut Muhammad Natsir (Relevansi Pemikiran Muhammad Natsir terhadap Pendidikan Islam di Indonesia secara Integral)

    Thumbnail
    View/Open
    05913015.pdf (4.562Mb)
    Date
    2008
    Author
    Al-Juhra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam tesis ini akan dilakukan penelitian tentang: pertama, landasan pemikiran Muhammad Natsir dalam pendidikan Islam. kedua, konsep Muhammad Natsir dalam pendidikan Islam di Indonesia. ketiga, relevansi pemikiran Muhammad Natsir terhadap pendidikan Islam di Indonesia secara integral. Penyusunan tesis ini bertujuan untuk menjelaskan tentang relevansi konsep pemikiran Muhammad Natsir terhadap pendidikan Islam di Indonesia secara integral, karena Muhammad Natsir adalah sorang pemikir yang integralisasi dalam bidang pendidikan yang sangat komit dengan Islam. Metode yang digunakan dalam penyusunan tesis ini adalah metode library Research atau studi kepustakaan dengan pendekatan analisis historis. Sumber data ini terdiri dari data primer dan data skunder, selain data-data primer dan sekunder, penulis juga menggunakan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan tema tesis ini. Setelah melakukan penelitian hasil yang dapat adalah: ladasan konsep pemikiran Muhammad Natsir tentang integralisasi pendidikan sangat sesuai dengan dunia pendidikan sekarang ini, baik landasan normatif (yang dapat membedakan yang hak dan yang batil), landasan historis (pendidikan yang tidak membedakan status ekonomi, kasta, ras, dan lain sebagainya), maupun landasan filosofis (kebenaran yang hakiki adalah kebenaran Tuhan, yang terdapat dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah). Konsep pemikiran Muhammad Natsir tentang pendidikan Islam yang universal-integral dan harmonis adalah berdasarkan tauhid, serta hasil ijtihad dan renungan yang digali oleh Muhammad Natsir dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Konsep yang dipegang oleh Muhammad Natsir, bahwa kemajuan yang ingin dicapai dalam pendidikan Islam tidaklah diukur dengan penguasaan atau dengan supremasi atas segala kepentingan duniawi saja, akan tetapi juga dengan melihat sampai dimana kehidupan duniawi memberikan asset untuk kehidupan di akherat kelak. Pemikiran Muhammad Natsir tentang pendidikan Islam memiliki relevansi dengan dunia pendidikan Islam di Indonesia sekarang ini. Kajian penelitian terhadap pemikiran ini juga diharapkan berguna untuk menambah khazanah pengetahuan bagi penyusun secara khususnya dan generasi Islam pada umumnya. Bagi generasi Islam harus paham bahwa ilmu agama dan ilmu umum adalah sebuah sistem yang saling membutuhkan, tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, tidak boleh memilah dan memilih ilmu yang akan dituntut, karena sebenarnya semua ilmu itu berasal dari sumber yang satu, yaitu Allah SWT. Islam merupakan agama yang memadukan antara ilmu dan iman yang kemudian melahirkan amal. Dengan demikian, pendidikan Islam diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan pemahaman yang benar tentang hakekat keberadaan manusia di dunia ini, yakni sebagai khalifatullah yang senantiasa mengabdi kepada Khaliqnya dan mampu merekayasa alam sebagai hamba Allah untuk kesejahteraan umat manusia dan rahmatan lil ‘alamin.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61324
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV