| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis strategi dan implementasi pengelolaan risiko likuiditas
pada produk deposito di PT Bank KB Bukopin Tbk dengan locus penelitian pada
KCP Kaliurang. Fokus penelitian diarahkan pada praktik cabang dalam
menghadapi potensi penarikan dana besar secara mendadak oleh nasabah institusi.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara
mendalam terhadap tiga lapisan karyawan, yaitu frontliner, marketing funding, dan
manajer cabang. Analisis didukung oleh data sekunder dari laporan keuangan
konsolidasi bank karena keterbatasan akses data cabang, namun relevansi
pembahasan tetap diarahkan untuk merefleksikan dinamika di KCP Kaliurang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi likuiditas diterapkan melalui SOP
ketat, monitoring kas harian, proyeksi mingguan, koordinasi antar-divisi, serta
dukungan likuiditas dari kantor pusat. Implementasi strategi dinilai cukup efektif
dalam menjaga stabilitas jangka pendek, namun masih cenderung reaktif. Faktor
kunci keberhasilan terletak pada komunikasi intensif dengan nasabah institusi dan
koordinasi cepat antarbagian, sementara kendala utama adalah perilaku nasabah
yang sulit diprediksi, keterbatasan sistem monitoring, serta ketergantungan pada
dana pusat. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan strategi berbasis
komunikasi proaktif, early warning system, dan diversifikasi sumber pendanaan
untuk menjaga keberlanjutan likuiditas cabang. | en_US |