Show simple item record

dc.contributor.authorOktavia, Rani
dc.date.accessioned2026-03-09T02:26:48Z
dc.date.available2026-03-09T02:26:48Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61063
dc.description.abstractPenelitian ini membahas modus operandi tindak pidana terkait ‘kreak’ yang dilakukan oleh anak dan perlindungan hukumnya di Kota Semarang dengan studi di Kepolisian Resor Kota Besar Semarang. Tindak Pidana ini semakin marak terjadi seiring dengan meningkatnya kenakalan remaja yaitu perilaku agresif dan arogan remaja yang berujung pada kekerasan jalanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris dengan berfokus pada pengumpulan dan analisis data yang diperoleh secara langsung dari realitas sosial melalui observasi, wawancara, atau studi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modus operandi tindak pidana ini adalah persaingan balapan liar, melaksanakan aksi tawuran/perang tanding, penyebaran visual aksi tawuran/perang tanding di media sosial, dan sasaran acak dengan menggunakan senjata tajam. Perlindungan hukum terhadap anak dalam kasus ‘kreak’ pada tahap penyidikan di Kepolisian Resor Kota Besar Semarang telah memenuhi hak-hak anak serta mencerminkan perlindungan hukum dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana .en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectModus Operandien_US
dc.subjectTindak Pidanaen_US
dc.subjectKreaken_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.titleModus Operandi Tindak Pidana Terkait ‘Kreak’ yang Dilakukan Oleh Anak dan Perlindungan Hukumnya di Kota Semarang (Studi atas Beberapa Kasus di Kepolisian Resor Kota Besar Semarang)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410373


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record