Show simple item record

dc.contributor.authorNugroho, Arief Sani Adhi
dc.date.accessioned2026-03-09T02:09:25Z
dc.date.available2026-03-09T02:09:25Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61058
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal sebelum dan sesudah perubahan kebijakan auto rejection. Dalam penelitian ini dilakukan dengan metode studi peristiwa atau event study dengan jendela waktu peristiwa 5 hari sebelum dan 5 hari setelah peristiwa perubahan kebijakan auto rejection yang dikeluarkan oleh BEI pada 13 Maret 2020. Populasi penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam indeks saham LQ45 selama periode 2020-2021. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian yang digunakan sebanyak 34 perusahaan. Alat statistik yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah menggunakan paired t-test dan wilcoxon signed rank test. Pengaruh reaksi pasar modal diukur dengan menggunakan variabel abnormal return, market capitalization dan volume perdagangan saham. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan volume perdagangan sebelum dan sesudah perubahan kebijakan auto rejection, dimana volume perdagangan sesudah auto rejection mengalami penurunan. Sementara itu, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada abnormal return dan market capitalization sebelum dan sesudah perubahan kebijakan auto rejection.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectReaksi Pasaren_US
dc.subjectAuto Rejectionen_US
dc.subjectAbnormal Returnen_US
dc.subjectMarket Capitalizationen_US
dc.subjectVolume Perdaganganen_US
dc.titleAnalisis Perbandingan Reaksi Pasar Terhadap Perubahan Kebijakan Auto Rejection Akibat Pandemi Covid-19 (Studi Pada Perusahaan yang terdaftar di Saham LQ45 di Indonesia Tahun 2020-2021)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21312071


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record