Analisis Pembiayaan KUR Kecil Bermasalah di BSI KCP Yogyakarta Kusumanegara
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Kecil yang bermasalah di BSI KCP Yogyakarta Kusumanegara. KUR Kecil merupakan
salah satu program pembiayaan pemerintah yang ditujukan untuk mendukung
pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun dalam
pelaksanaannya, masih terdapat kendala berupa pembiayaan bermasalah (Non-
Performing Financing/NPF) yang dapat mempengaruhi kinerja bank dan efektivitas
program. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran KUR Kecil di BSI KCP Yogyakarta
Kusumanegara menggunakan akad murabahah-wakalah dengan margin tetap 6% per
tahun dan tenor maksimal 4 (empat) tahun. Permasalahan pembiayaan terjadi karena
beberapa faktor utama, yaitu penyalahgunaan dana oleh debitur untuk kebutuhan
konsumtif, rendahnya literasi keuangan, ketergantungan pada usaha musiman, serta
kendala internal bank seperti pergantian petugas dan kurangnya komunikasi mengenai
jadwal angsuran. Upaya penyelesaian yang dilakukan meliputi pendekatan persuasif,
restrukturisasi,rescheduling dan reconditioning.
Collections
- Financial Analysis [22]
