• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prarancangan Pabrik Etilbenzene dari Benzena dan Etilen dengan Kapasitas 220.000 Ton/tahun Prarancangan Pabrik

    Thumbnail
    View/Open
    21521067 & 21521068.pdf (4.909Mb)
    Date
    2025
    Author
    Maulana, Kevin Yoga Adib
    Anggraeni, Nadila Afitri Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Etilbenzena merupakan senyawa aromatik penting dalam industri petrokimia yang digunakan sebagai bahan baku utama dalam produksi stirena monomer, yang selanjutnya diolah menjadi polistirena, resin ABS, dan karet sintetis. Prarancangan pabrik etilbenzena ini menggunakan bahan baku utama benzena dan etilena dengan kapasitas produksi sebesar 220.000 ton per tahun. Pabrik direncanakan didirikan di Kawasan Industri Cilegon, Banten, di atas lahan seluas ±7 hektar dan mempekerjakan sekitar 167 karyawan. Proses utama yang digunakan adalah reaksi alkilasi dan transalkilasi benzena dengan etilena menggunakan katalis ZSM-5 pada suhu operasi 300–350°C dan tekanan 10–20 atm. Bahan baku benzena yang dibutuhkan sebesar 25.040,19 kg/jam dan etilena sebesar 5.699,81 kg/jam, menghasilkan produk etilbenzena sebesar 27.777,78 kg/jam dengan kemurnian ≥ 99,99%, serta produk samping berupa dietilbenzena. Pabrik beroperasi secara kontinyu selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Kebutuhan utilitas pabrik meliputi air sebesar 2.008.303,66 kg/jam, steam sebesar 22.336,26 kg/jam, listrik sebesar 702,37 kW, udara tekan sebesar 84,10 m3/jam, serta solar sebesar 1.000 kJ/jam untuk keperluan bahan bakar furnace, boiler, dan generator. Sumber limbah berasal dari unit proses, laboratorium, domestik, dan utilitas, dengan karakteristik utama berupa gas buang, air limbah yang mengandung benzena dan senyawa aromatik ringan, serta limbah padat dari regenerasi katalis. Berdasarkan analisis risiko, pabrik ini dikategorikan low risk karena menggunakan bahan dan kondisi operasi yang terkontrol dengan sistem keselamatan berlapis. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan biaya investasi tetap (Fixed Capital Investment) sebesar Rp 2,69 triliun, biaya modal kerja (Working Capital Investment) sebesar Rp 615,29 miliar, biaya produksi total (Total Manufacturing Cost) sebesar Rp 2,62 triliun per tahun, dan penjualan tahunan (Total Sales Value) sebesar Rp 5,45 triliun per tahun. Berdasarkan hasil analisis ekonomi diperoleh ROI setelah pajak 33,48%, POT setelah pajak 2,30 tahun, BEP 41%, SDP 25%, dan DCFRR 54%. Berdasarkan parameter teknis dan ekonomi tersebut, pabrik etilbenzena dari benzena dan etilena kapasitas 220.000 ton per tahun dinyatakan layak untuk didirikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61005
    Collections
    • Chemical Engineering [1336]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV