Show simple item record

dc.contributor.authorPramudya, Muhammad Diva
dc.date.accessioned2026-03-05T03:26:44Z
dc.date.available2026-03-05T03:26:44Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60997
dc.description.abstractKerusuhan dalam pertandingan sepakbola di Indonesia, terutama yang melibatkan pemain dan wasit, menjadi fenomena yang terus terjadi meskipun telah ada regulasi disipliner dari PSSI dan FIFA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan pemain sepakbola dikategorikan sebagai kekerasan menurut regulasi FIFA dan PSSI serta mengevaluasi tindak kekerasan oleh pemain sepakbola apakah termasuk ke tindak pidana pasal 351 Kitab Undang Undang Hukum Pidana. Penelitian menggunakan metode yuridis-empiris, dengan data primer diperoleh melalui wawancara dengan pemain, wasit, ofisial klub, dan suporter, serta data sekunder dari regulasi dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran disipliner masih sering tidak ditindaklanjuti secara konsisten, dan perlindungan terhadap wasit belum optimal. Dibutuhkan pembenahan dalam sistem penegakan sanksi serta edukasi terhadap seluruh elemen dalam sepak bola nasional.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFIFAen_US
dc.subjectPSSIen_US
dc.subjectPerlindungan Hukumen_US
dc.subjectKerusuhan Sepak Bolaen_US
dc.subjectSanksi Disiplineren_US
dc.titleTindak Kerusuhan yang Terjadi di Liga Sepakbola Indonesia dan Prosedur Penyelesaian Berdasarkan Regulasi Fifa dan PSSIen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20410524


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record