Show simple item record

dc.contributor.authorSupriatna, Dodi
dc.date.accessioned2026-03-03T06:28:16Z
dc.date.available2026-03-03T06:28:16Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60944
dc.description.abstractPenelitian ini mengkaji modus operandi tindak pidana korupsi tanah kas desa di Kabupaten Sleman dan bagaimana penegakan hukum tindak pidana korupsi tanah kas desa di Kabupaten Sleman terkait kasus tersebut. Kasus korupsi tanah kas desa menjadi perhatian serius karena melibatkan aset publik yang seharusnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis yang menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumen, dan studi pustaka, kemudian di analisis secara deskritif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa regulasi pertanahan dan lemahnya pengawasan menjadi celah utama bagi pelaku untuk melancarkan aksinya. Penegakan hukum dalam kasus ini di bagi menjadi dua yaitu preventif berupa sosialisasi dan edukasi peraturan perundang-undangan, pengawasan berlapis dengan pengawasan yang ketat potensi penyimpangan bisa dideteksi lebih awal dan tranparansi dan akutanbilitas pemerintah dengan membuka informasi seluas-luasnya terkait pengelolaan tanah kas desa. Sedangkan refresif yaitu penegakan hukum yang dilakukan dengan cara menindak suatu kejahatan atau pelanggaran yang merupakan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban umum.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKorupsien_US
dc.subjectTanah Kas Desaen_US
dc.subjectModus Operandien_US
dc.subjectPenegakan Hukumen_US
dc.titleModus Operandi dan Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi Tanah Kas Desa di Kabupaten Slemanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20410570


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record