• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Terhadap Kelayakan Pegawai Masjid Sebagai Mustahik Zakat Pada Pengelolaan Zakat di Kabupaten Kepulauan Anambas Menurut ‘urf dan Mashlahah Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan Al-buti

    Thumbnail
    View/Open
    21913077.pdf (3.171Mb)
    Date
    2025
    Author
    Jani, Ali Akbar Ihsan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pegawai masjid sebagai mustahik zakat pada pengelolaan zakat di Kabupaten Kepulauan Anambas dengan menggunakan perspektif ‘urf dan teori maṣlaḥah menurut al- Būṭī. Fenomena penyaluran zakat kepada pegawai masjid masih menimbulkan perbedaan pandangan, terutama karena posisi mereka tidak secara eksplisit disebutkan dalam kategori delapan asnaf zakat. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya menelaah bagaimana praktik penyaluran zakat di daerah tersebut dipahami oleh masyarakat setempat serta bagaimana pertimbangannya ditinjau dari dua pendekatan hukum Islam tersebut. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Informan penelitian meliputi pengurus badan amil zakat, pengurus masjid, tokoh agama, serta sebagian pegawai masjid di Kabupaten Kepulauan Anambas. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pandangan ‘urf, pegawai masjid di Kabupaten Kepulauan Anambas dianggap layak menerima zakat karena dipandang sebagai pihak yang memberikan pelayanan keagamaan dan sosial kepada masyarakat. Dalam konteks ini, mereka kerap dipadankan dengan kategori fi sabilillah atau miskin apabila pendapatan mereka terbatas. Sementara itu, berdasarkan teori maṣlaḥah al-Būṭī, penyaluran zakat kepada pegawai masjid dapat dibenarkan selama memenuhi syarat: tidak bertentangan dengan nash, memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat, dan mendukung keberlangsungan fungsi masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kelayakan pegawai masjid sebagai mustahik zakat di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat diterima baik dari perspektif ‘urf maupun maṣlaḥah, dengan catatan tetap memperhatikan kondisi ekonomi pegawai masjid dan prioritas penyaluran zakat setempat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60932
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1675]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV