• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tanggung Jawab Mudharib Non Anggota Terhadap Shahibul Maal Dalam Pembiayaan Mudharabah Pada BMT Mitra Usaha Ummat Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    21410087.pdf (12.21Mb)
    21410087 Bab 1.pdf (398.7Kb)
    21410087 Daftar Pustaka.pdf (156.5Kb)
    Date
    2025
    Author
    Raharjo, Maura Zyovanka
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab mudharib terhadap shahibul maal dalam pembiayaan mudharabah di BMT Mitra Usaha Ummat Yogyakarta. Fokus kajian pada penelitian ini diarahkan pada bagaimana tanggung jawab mudharib terhadap shahibul maal dalam pembiayaan mudharabah pada BMT Mitra Usaha Ummat Yogyakarta dan bagaimana kepatuhan syariah dalam pembiayaan mudharabah pada BMT Mitra Usaha Ummat Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif, melalui pendekatan perundang-undangan (statue approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus yang terjadi di lapangan (case approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab mudharib terhadap shahibul maal pada BMT Mitra Usaha Ummat Yogyakarta menunjukkan dinamika yang beragam, ditambah dengan adanya mudharib yang bukan merupakan anggota sehingga menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi risiko yang dihadapi shahibul maal, serta praktik mudharabah di BMT Mitra Usaha Ummat Yogyakarta masih belum selaras dengan prinsip syariah, UU Perkoperasian, dan Fatwa DSN-MUI No. 07/DSN-MUI/IV/2000 karena melibatkan mudharib yang bukan anggota, sehingga memunculkan pertanyaan terkait kepatuhan prinsip keanggotaan, pengawasan, akuntabilitas, serta potensi risiko yang dihadapi shahibul maal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan tanggung jawab, prinsip amanah, transparansi, dan kepatuhan syariah dalam menjaga keberlangsungan akad mudharabah di lembaga keuangan syariah.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60900
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV