• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perlindungan Hukum Content Creator Sebagai Pemegang Hak Cipta Terhadap Penggunaan Video Program Shopee Affiliate yang diunggah Oleh Pihak Ketiga

    Thumbnail
    View/Open
    21410239.pdf (1.150Mb)
    21410239 Bab 1.pdf (323.5Kb)
    21410239 Daftar Pustaka.pdf (235.7Kb)
    Date
    2025
    Author
    Humaira, Belva Nurkhalisa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum bagi content creator sebagai pemegang hak cipta terhadap penggunaan ulang video dalam program Shopee Affiliate oleh pihak ketiga tanpa izin, serta menilai tanggung gugat pihak ketiga atas pelanggaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris (socio-legal research) yang menggabungkan pendekatan perundang- undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan sosiologis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan content creator, pihak ketiga, dan pakar hak kekayaan intelektual, sedangkan data sekunder mencakup peraturan perundang-undangan, literatur akademik, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta memberikan mekanisme perlindungan preventif dan represif bagi content creator, tetapi mekanisme tersebut belum berjalan optimal karena banyak content creator belum memahami haknya, pengawasan platform masih terbatas, dan penegakan hukum tidak selalu ditindaklanjuti secara konsisten. Content creator dapat menuntut ganti rugi materiil maupun immateriil, meminta penghentian distribusi konten, serta menempuh penyelesaian melalui litigasi dan non-litigasi. Penelitian ini merekomendasikan agar content creator meningkatkan literasi hukum dan mendaftarkan ciptaannya, sementara platform digital memperbaiki sistem deteksi serta penanganan pelanggaran, dan pemerintah memperkuat penegakan serta mekanisme mediasi di ruang digital.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60773
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV