• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemenuhan Hak Atas Informasi Konsumen Muslim Terhadap Jaminan Produk Halal Pada Mystery Box Dalam Transaksi Jual Beli Online Aplikasi Tiktokshop

    Thumbnail
    View/Open
    21410351.pdf (2.588Mb)
    21410351 Bab 1.pdf (388.1Kb)
    21410351 Daftar pustaka.pdf (239.2Kb)
    Date
    2025
    Author
    Putih, Parikesit Lylya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini membahas pemenuhan hak atas informasi konsumen Muslim terhadap jaminan produk halal pada penjualan Mystery Box di aplikasi TikTokShop. Fenomena Mystery Box menimbulkan permasalahan karena ketidakjelasan isi produk berpotensi melanggar hak konsumen atas informasi dan prinsip kehalalan yang wajib dijamin oleh pelaku usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana pelaku usaha memenuhi hak atas informasi konsumen Muslim serta tanggung jawab hukum mereka terhadap jaminan produk halal. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pemenuhan hak atas informasi dan tanggung jawab pelaku usaha dalam menjamin kehalalan produk Mystery Box di TikTokShop. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis, serta bersumber dari data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal hukum, dan fatwa MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penjualan Mystery Box belum memenuhi hak atas informasi sebagaimana diatur dalam UUPK, UU JPH, dan UU ITE karena konsumen tidak memperoleh kejelasan mengenai isi maupun status halal produk sebelum transaksi dilakukan. Pelaku usaha berkewajiban memberikan informasi yang benar, jelas, dan tidak menyesatkan serta bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat ketidakpastian informasi. Kesimpulannya, praktik Mystery Box berpotensi mengandung unsur gharar dan maysir yang dilarang dalam hukum Islam, sehingga diperlukan pengawasan dan regulasi lebih ketat agar transaksi digital sesuai dengan prinsip halal dan perlindungan konsumen.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60728
    Collections
    • Law [3375]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV