Show simple item record

dc.contributor.authorDestriana, Salsabila Mutia
dc.date.accessioned2026-02-14T07:31:41Z
dc.date.available2026-02-14T07:31:41Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60721
dc.description.abstractStudi Penelitian ini membahas terkait fenomena kejahatan jalanan klitih yang dipicu oleh minuman keras di Wilayah Bantul dengan melibatkan pelaku dari kalangan remaja usia (16 tahun) hingga kalangan dewasa (18 - 21 tahun). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi penanggulan serta menganalisis kendala-kendala yang dihadapi oleh Kepolisian Resor Bantul dalam upaya menanggulangi kasus kejahatan klitih yang dipicu minuman keras. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kepolisian Resor Bantul telah menerapkan strategi pre-emtif, preventif, dan represif. Meskipun demikian, penyidik masih memberikan tindakan tanpa mempertimbangkan faktor penyebab. Berdasarkan kondisi ini, peneliti merekomendasikan pembaharuan regulasi yang lebih signifikan terhadap penyalahgunaan minuman keras yang menyebabkan kejahatan klitih dengan lebih memperhatikan patroli secara dinamis, penegakan hukum yang selektif terhadap peredaran minuman keras, kolaborasi lintas sektor, serta evaluasi secara berkala untuk menekan kejahatan klitih yang dipicu oleh minuman keras.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKlitihen_US
dc.subjectMinuman Kerasen_US
dc.subjectPelaku Kejahatanen_US
dc.subjectKepolisian Resor Bantulen_US
dc.subjectStrategi Kepolisianen_US
dc.subjectPenegakan Hukumen_US
dc.titleUpaya Penanggulangan Kejahatan Jalanan Klitih Yang Dipicu Minuman Keras Oleh Kepolisian Resor Bantulen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410770


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record