| dc.contributor.author | Muhammad | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-14T07:17:23Z | |
| dc.date.available | 2026-02-14T07:17:23Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/60717 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas pertimbangan hakim dalam menentukan nominal ganti
kerugian secara immateriil dalam perbuatan melawan hukum melalui studi kasus
putusan Nomor 3192 K/Pdt/2012 yang menarik untuk di teliti karna ganti kerugian
yang di berikan oleh Hakim Mahkamah Agung kepada Ir.Victoria Silvia Beltiny
selaku debiture lebih besar dari nominal pinjaman yang di berikan Standard
Chartered Bank selaku kreditur yang mana pinjamannya hanya sebesar Rp.
16.000.000 (Enam belas juta rupiah) tetapi ganti kerugian di berikan sebesar Rp.
1.000.000.000 (Satu miliyar rupiah) oleh sebab itu menarik untuk meneliti dasar
pertimbangan hakim dalam menentukan ganti kerugian immateriilnya. Penelitian
ini bertujuan untuk menentukan tepat atau tidaknya hakim dalam menentukan
gantikerugian immateriil dan menemukan dampak dari putusan nomor 3192
K/Pdt/2012. Penelitian ini mengunakan pendekatan normatif yangmana
mengunakan bahan hukum primer dan skunder meliputi pendekatan perundangundangan, putusan Nomor 3192 K/Pdt/2012, buku, jurnal jurnal ilmiah dan artikel
yang terkait dengan judul penelitian ini. Penelitian ini mendapatkan kesimpulan
bahwa hakim telah tepat dalam menentukan ganti kerugain immateriil karna telah
mempertimbangkan aspek-aspek psikologis, rusaknya nama baik, dari tidakan
yang di lakukan Standard Chartered Bank dan debt collectornya serta putusan ini
menimbulkan dampak yang memperkuat posisi hukum dari tergugat itu sendiri
yaitu Ir.Victoria Silvia Beltiny selaku debiture karna tindakan sewenang wenang
yang di lakukan oleh Standard Chartered Bank dan debt collectornya dan putusan
Hakim mahkamah Agung ini dapat menjadi preseden bahwa tindakan intimidatif
dalam penagihan hutang termasuk dalam perbuatan melawan hukum dan dapat di
gugat secara imateriil dan putusan ini dapat menjadi yurisprudensi bagi hakim
lainya dalam memutuskan perkara yang memiliki kesamaan kasus. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Ganti Kerugian Immateriil | en_US |
| dc.subject | Pertimbangan Hakim | en_US |
| dc.subject | Intimidasi Penagihan Utang | en_US |
| dc.subject | Putusan Mahkamah Agung | en_US |
| dc.title | Pertimbangan Hakim dalam Menentukan Ganti Kerugian Immateriil dalam Perkara Perbuatan Melawan Hukum (Studi Terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 3192 K/Pdt/2012) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 19410287 | |