| dc.description.abstract | Prestasi belajar merupakan cerminan dari usaha belajar, semakin baik usaha belajarnya, maka semakin baik pula prestasi yang diraihnya. Prestasi belajar dapat dijadikan sebagai indikator keberhasilan dalam belajar. Prestasi belajar yang baik akan dapat dicapai oleh siswa apabila mereka dapat mengatasi kesulitan belajar yang dialaminya, hal ini dapat dipengaruhi oleh motivasi belajar dan kemandirian belajar. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik korelasional, yaitu untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih yaitu variabel bebas (motivasi dan kemandirian belajar) dengan variabel terikat (prestasi belajar). Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa putri kelas IX MTs Ali Maksum Krapyak Sewon Bantul Yogyakarta. Teknik korelasi yang digunakan adalah korelasi product moment dan analisis dengan regresi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Keadaan motivasi belajar Al Qur'an Al Hadist pada siswa kelas IX MTs Ali Maksum Krapyak Sewon Bantul Yogyakarta tahun ajaran 2014/2015 adalah baik, hal ini dapat dilihat dari hasil rata-rata jawaban sebesar 3,97 (skala 5), 2) Keadaan kemandirian siswa dalam kelas IX MTs Ali Maksum Krapyak Sewon Bantul Yogyakarta tahun ajaran 2014/2015 adalah baik, hal ini dapat dilihat dari hasil rata-rata jawaban sebesar 3,97 (skala 5), dan 3) Besarnya signifikansi motivasi belajar dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar sebesar 0,010 (<a-0,05), dan Fang Fiber(4,905 >2,236) sehingga Ha diterima yang berarti bahwa motivasi belajar dan kemandirian belajar secara bersama-sama mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar. Hal ini menunjukkan semakin tinggi motivasi belajar dan kemandirian siswa maka prestasi belajar siswa akan naik, demikian juga sebaliknya semakin rendah motivasi belajar dan kemandirian siswa maka prestasi belajar siswa akan rendah. | en_US |