Peran Rifka Annisa Women's Crisis Center dalam Upaya Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender Online
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Rifka Annisa Women’s Crisis Center
dalam memberikan perlindungan kepada korban Kekerasan Berbasis Gender Online
(KBGO) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta mengidentifikasi hambatan yang
dihadapi dalam proses tersebut. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya
kasus KBGO seiring perkembangan teknologi digital dan media sosial, yang
menimbulkan tantangan baru dalam pemenuhan hak-hak korban kekerasan. Metode
yang digunakan adalah metode empiris dengan pendekatan sosiologis, melalui
pengumpulan data primer dan sekunder serta analisis secara kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Rifka Annisa berperan aktif dalam upaya kuratif dan preventif
melalui layanan psikologis, pendampingan hukum, penyediaan rumah aman, edukasi
masyarakat, dan advokasi kebijakan. Namun demikian, perlindungan hukum terhadap
korban KBGO masih menghadapi hambatan struktural dan normatif, seperti
terbatasnya pemahaman aparat penegak hukum, keterbatasan regulasi di tingkat daerah
yang belum secara spesifik mengatur KBGO, serta keterpusatan pelayanan hukum pada
tingkat Polda. Analisis dengan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto
menunjukkan bahwa kendala utama berasal dari faktor hukum dan faktor penegak
hukum yang belum mampu menjamin pemulihan dan keadilan secara utuh bagi korban
KBGO. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan kebijakan daerah yang adaptif terhadap
kekerasan digital serta peningkatan kapasitas aparat penegak hukum untuk membangun
sistem perlindungan yang inklusif dan responsif.
Collections
- Law [3375]
