Show simple item record

dc.contributor.authorSalbina, Shirin Ebadi
dc.date.accessioned2026-02-12T04:37:03Z
dc.date.available2026-02-12T04:37:03Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60600
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan pembebasan bersyarat dan cuti bersyarat dalam mengatasi masalah overkapasitas di Lapas Kelas IIB Sleman, yang mengalami overkapasitas akibat fungsi ganda sebagai Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Fenomena overkapasitas ini mempengaruhi kualitas pembinaan narapidana dan pengelolaan lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, yang melibatkan wawancara dengan petugas Lapas, narapidana, dan pihak terkait lainnya, serta observasi langsung dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan pembebasan bersyarat dan cuti bersyarat memiliki potensi untuk mengurangi overkapasitas, implementasinya terkendala oleh masalah administratif dan koordinasi antar lembaga. Penelitian ini menyarankan agar ada reformasi dalam kebijakan pemasyarakatan, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta penerapan alternatif hukuman yang lebih manusiawi dan berbasis rehabilitasi untuk mengatasi masalah overkapasitas secara lebih efektif.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOverkapasitasen_US
dc.subjectPembebasan Bersyaraten_US
dc.subjectCuti Bersyaraten_US
dc.subjectFungsi Gandaen_US
dc.subjectLapas Kelas IIB Slemanen_US
dc.subjectRehabilitasien_US
dc.subjectSistem Pemasyarakatanen_US
dc.subjectKeadilan Restoratifen_US
dc.titleEfektivitas Pembebasan Bersyarat dan Cuti Bersyarat Dalam Mengatasi Overkapasitas Akibat Fungsi Ganda Lapas Kelas IIB Slemanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410672


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record