Show simple item record

dc.contributor.authorHariyadi
dc.date.accessioned2026-02-10T06:21:17Z
dc.date.available2026-02-10T06:21:17Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/60493
dc.description.abstractPopularitas pemikiran Imam Al Ghazali tentang keislaman sebagaimana tercantum dalam Kitab Ihya' Ulumiddin yang berisikan ajaran Tauhid, Ilmu Pendidikan, Ilmu Akhlak, Fiqh dan Tasawuf telah berhasil membangun konsepsi pola pikir umat Islam sedemikian mendalam sehingga dapat dikatakan bahwa Islam yang sekarang dipahami oleh sebagian besar umat Islam, berasal dari konsepsi pemikiran beliau. Perjalanan pergolakan pemikiran Imam Al Ghazali yang sangat berliku seakan terangkum dalam sebuah karya tulis yang sangat monumental tersebut. Tesis ini menelaah konsep pemikiran beliau mengenai pendidikan filantropi yang digali dari Kitab Riyadalih Nasi Wa Tahzibul Akhlak dan Kitab Zamul Bukhli Wa Zamu Hubbil Maali yang merupakan bagian dari Buku Ihya' Ulumiddin. Pembahasan ini didasarkan pada rumusan masalah yang berkisar tentang konsep pendidikan akhlak filantropi dampak pemikiran beliau terhadap pelaksanaan filantropi dan tujuan filantropi Islam menurut Imam Al Ghazali. Metode riset ini menggunakan content analysis yaitu dengan menganalisa isi pemikiran Imam Al Ghazali. Langkah yang ditempuh adalah dengan cara : Pengumpulam Data. Redaks Data. Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan atau verifikasi data. Dari kajian yang telah dilakukan penulis dapat merumuskan bahwa definisi akhlak filantropi menurut Imam Al Ghazali adalah suatu sifat yang tetap pada jiwa yang dengan itu akan timbul suatu perbuatan dengan mudah tanpa membutuhkan pemikiran dalam mendermakan sebagian harta yang dimiliki dengan kadar pemberian yang tidak berlebihan dan tidak terlalu sedikit. Puncak derajat tertinggi dalam filantropi Islam menurut beliau adalah Al I'sar yaitu sikap mengutamakan orang lain meskipun dirinya sendiri masih membutuhkan. Akhlak yang dimiliki seorang anak bukanlah warisan dari sifat kedua orang tuanya, akan tetapi dipengaruhi oleh faktor pendidikan, lingkungan dan masyarakat. Sehingga pendidikan akhlak dapat dikategorikan sebagai suatu disiplin ilmu yang keberadaannya dapat diupayakan melalui proses pendidikan, termasuk didalamnya adalah akhlak filantropi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPendidikanen_US
dc.subjectAkhlaken_US
dc.subjectFilantropien_US
dc.subjectImam Al Ghazalien_US
dc.subjectFilsafat Pendidikanen_US
dc.titleKonsep Pendidikan Akhlak Filantropi Imam Al Ghazali (Telaah Filsafat Pendidikan)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM03913125


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record