• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Konsep Pendidikan Menurut Ahmad Surkati (Suatu Upaya Rekonstruksi Pendidikan Islam)

    Thumbnail
    View/Open
    980041.pdf (5.701Mb)
    Date
    2000
    Author
    Sarkati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang gerakan pendidikan Ahmad Sarkati adalah Ahmad Surkati melihat dua problema yang cukup parah yakni pertama, kedudukan pengajar yang rendah dan dihinakan. Akibat dari itu umat diliputi oleh kebodohan. Pemuka- pemuka masyaraka tidak ada yang memikirkan pendidikan, dan para pemuda tumbuh dalam suasana kebodohan. Kedua, pemuka-pemuka masyarakat sudah keracunan dalam memfungsikan kedudukannya masing-masing, atau dalam. ungkapan lain adanya kepemimpinan yang sesat. Pengkajian ini hendak membahas pendidikan Islam menurut pemikiran Ahmad Surkati. Secara spesifik dan menarik untuk dikaji permasalahan di sini: bagaimana konsep Ahmad Surkati mengenai pendidikan Islam; 'ulama, pengajaran, pendekatan pendidikan, ilmu, konsentrasi pendidikan dan tujuan pendidikan serta lembaga pendidikan dengan segala permasalahannya. Sesungguhnya kajian ini bertujuan melacak khazanah pemikiran Ahmad Surkati dalam bidang pendidikan serta penerapannya bagi kemajuan masyarakat Abad ke-20. Dengan berbekal ilmu yang dia dapat selama belajar baik di Sudan, Mekkah, Madinah, dapat membentuk suatu pergerakan, dikemudian hari dikenal dengan gerakan Al-Irsyad Al-Islamiyah. Kajian ini menggunakan pendekatan sejarah dengan menerapkan metoda analisis induktif, deduktif, dan komparatif. Sumber kajian berkisar pada bibliografi dan biografi. Hasil kajian menunjukkan Ahmad Surkati sangat menekankan bahwa pendidikan bertujuan untuk mencetak para guru yang berkualitas baik intelektual maupun moral agama karena merekalah ujung tombak dari keberhasilan pendidikan. Keberhasilan diukur apabila para puni mampu meluruskan paham-paham keagamaan yang menyimpang seperti bid'ah, khurafat dan syirik. Pada segi pengajaran, Ahmad Surkati menekankan agar mengajarkan bahasa Arab, Ilmu Agama Islam dan Ilmu Pengetahuan Umum. Dalam mendidik murid-muridnya, Ahmad Surkati menggunakan pendekatan personal dan kekeluargaan. Ahmad Surkati sangat memperhatikan murid-muridnya baik dari segi budi pekerti maupun intelektualnya. Ahmad Surkati mampu meraih kaidah-kaidah berfikir yang dimilikinya untuk dikaitkan dengan akal anak didiknya, sehingga tidak terasa anak didik terbuka fikirannya, serta mampu membentuk hubungan dengan lebih akrab. Dalam mengembangkan pendidikan, dia membangun lembaga pendidikan berjenjang yaitu awaliyah, Ibtidaiyah, tajhiziyah, muallimin dan takhassus. Lamanya pendidikan seluruhnya 15 tahun. Tujuan akhir dari tingkat tertinggi (takhassus) adalah mencetak mufti yang mampu menjawab persoalan agama Islam.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/60407
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV