• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kritik M. Umer Chapra Terhadap Ekonomi Pembangunan

    Thumbnail
    View/Open
    980029.pdf (7.886Mb)
    Date
    2000
    Author
    Zaroni, Akhmad Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
     Konsep pembangunan yang diterapkan di kebanyakan negara-negara sedang berkembang (NSB) adalah hasil adopsi dari teori-teori yang didasarkan pada pengalaman negara-negara Barat. Perbedaan latarbelakang politik, ekonomi, sosial, dan budaya membuat teori-teori yang diterapkan di NSB tidak memadai karena sifatnya yang a historis. Akibatnya teori-teori pembangunan yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah justru banyak menimbulkan masalah yang kontradiktif dengan tujuan-tujuan pembangunan. Maka untuk keluar dari kondisi ini NSB harus melakukan upaya dekonstruksi (pembongkaran) terhadap paradigma pembangunan dan rekonstruksi bagi paradigma baru yang sesuai dengan cita-cita dan tujuan pembangunan NSB itu sendiri. Usaha-usaha ke arah ini di antaranya telah dilakukan oleh ekonom Muslim modern Dr. M. Umer Chapra yang dengan berani menguji keabsahan teori-teori Barat dan mencoba memakai kerangka pemikiran lain yang didasarkan pada pendekatan Islam. Dengan demikian ia telah menciptakan iklim yang kondusif bagi munculnya konsepsi-konsepsi baru tanpa harus "silau" pada kebesaran teori yang dianggap telah mapan. Di tengah-tengah pencarian alternatif model pembangunan inilah kajian atas pemikiran Chapra menjadi sangat relevan. Dalam kajian literer ini digunakan metode analitis kritis yang mendeskripsikan, membahas, menafsirkan, dan mengkritik gagasan utama teori-teori pembangunan model Barat dalam perspektif Chapra yang didukung dengan pendapat-pendapat tokoh lainnya dalam upaya mencari hubungan, dan pengembangan model rasional. Sehingga dapat ditemukan pokok-pokok persoalan yang selanjutnya disusun refleksi dan kesimpulan sebagai hasil kajian. Dalam kajian ini ditemukan bahwa tujuan-tujuan pembangunan yang menekankan keadilan sosio-ekonomi tidak dapat disiapkan dalam kerangka kerja sekuler dan "bebas nilai". Untuk menyiapkan tujuan-tujuan pembangunan tersebut harus ada suatu sistem motivasi yang efektif. Maka harus dilakukan restrukturisasi sosio-ekonomi secara menyeluruh dengan jalan reformasi politik, sosial, dan ekonomi yang disertai dengan transformasi moral ke dalam perilaku individu dan kolektif yang akan memberikan filter nilai dan mempunyai fungsi membatasi mereka dari penyimpangan-penyimpangan yang merugikan iklim pembangunan. Hal ini mengimplikasikan adanya Islamisasi ekonomi, yaitu strukturisasi ekonomi dan mengubah pola perilaku individu, institusi, dan pemerintah agar sesuai dengan strategi Islam. Sehingga kebijakan-kebijakan yang disusun dapat dijalankan sesuai dengan fungsinya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/60330
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV