Prediksi Harga Near Koin Berdasarkan Variabel Dummy Menggunakan Metode Long-short Term Memory
Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan aset
kripto sebagai instrumen investasi dengan tingkat volatilitas yang tinggi. Salah satu
aset yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah NEAR Coin, sebuah
blockchain layer-1 yang sensitif terhadap perubahan sentimen makroekonomi
global, termasuk kebijakan moneter yang diumumkan oleh Federal Open Market
Committee (FOMC). Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi harga NEAR Coin
menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM) dengan memanfaatkan
data harga historis harian periode Oktober 2020 hingga Agustus 2025. Analisis
deskriptif berbasis return menunjukkan bahwa periode 2020-2022 memiliki tingkat
volatilitas tahunan tertinggi, yaitu antara 123% hingga 177%, sedangkan periode
2023-2025 cenderung lebih stabil. Untuk menangkap pola temporal jangka
panjang, model menggunakan fitur lag harga 1-7 hari serta variabel dummy FOMC
yang bernilai 1 pada tanggal rapat dan lima hari setelahnya guna merepresentasikan
efek tertunda kebijakan moneter. Model terbaik diperoleh dengan konfigurasi look
back = 28, hidden size = 128, batch size = 32, dropout = 0.1, dan learning rate =
0.0032. Evaluasi menunjukkan performa prediksi yang baik dengan nilai Test
RMSE sebesar 0.2492 dan Test MAPE sebesar 4.93%. Hasil prediksi satu bulan ke
depan menggambarkan pergerakan harga NEAR Coin yang relatif stabil. Temuan
ini menunjukkan bahwa LSTM efektif dalam memodelkan pola harga kripto dan
sensitivitasnya terhadap kebijakan moneter global.
Collections
- Statistics [1209]
