Tinjauan Terhadap Kepatuhan Indonesia dalam Menjalankan Program Forclime Melalui Kerja Sama dengan Jerman Tahun 2010-2020
Abstract
Permasalahan iklim menjadi isu global yang dihadapi oleh seluruh negara begitu
juga dengan Indonesia. Perubahan iklim adalah ancaman terbesar bagi kesehatan
dalam sejarah. Adanya kenaikan karbon dioksida dan gas rumah kaca di atmosfer
bumi menjadi penyebab terjadinya perubahan iklim. Dengan kesadaran urgensinya
isu perubahan iklim di Indonesia, Pemerintah Indonesia kemudian menjalin kerja
sama dengan Pemerintah Jerman sebagai tujuan untuk mencapai pengurangan emisi
dengan melakukan perubahan mendasar pada sektor kehutanan dan pemanfaatan
hutan. Bentuk kerja sama ini disebut FORCLIME (Forest and Climate Change
Programme) yang mana merupakan sebuah program kerja sama yang memiliki
skema G to G antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman. Dalam hal ini
tingkat referensi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan menjadi patokan dalam
melihat keberhasilan program ini. Dalam penelitian ini penulis menggunakan
Compliance Theory (Teori Kepatuhan) untuk melihat bagaimana sikap kepatuhan
Indonesia dalam menjalankan program FORCLIME melalui kerja sama dengan
Jerman tahun 2010-2020. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa Indonesia
termasuk dalam kategori Treaty-Induced Compliance karena memenuhi tiga
indikator yang ada dalam Compliance Theory (Teori Kepatuhan).
Collections
- International Relations [1021]
