• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Hukum Islam Terhadap Penundaan Pembagian Warisan Karena Adanya Ahli Waris yang Masih Ditanggung (Studi Kasus di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman)

    Thumbnail
    View/Open
    21421118.pdf (2.501Mb)
    Date
    2025
    Author
    Maulana, Raka Satria
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini membahas praktik penundaan pembagian warisan yang dilakukan karena adanya ahli waris yang masih dalam tanggungan, seperti anak-anak yang belum mandiri. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor penyebab penundaan, dampak yang ditimbulkan, serta meninjau praktik tersebut dari perspektif hukum Islam, khususnya fikih mawaris, konsep maṣlaḥah mursalah, dan perlindungan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menghubungkan temuan lapangan dan teori hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan warisan disebabkan oleh faktor ekonomi, sosial- psikologis, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap fikih mawaris. Penundaan membawa dampak positif, seperti menjaga keberlangsungan pendidikan dan perlindungan anak, tetapi juga berdampak negatif, yaitu tertundanya hak ahli waris, potensi konflik, ketidakpastian hukum, dan risiko penyalahgunaan harta. Dalam perspektif fikih mawaris, penundaan tanpa alasan syar‘i termasuk bentuk ketidakadilan, tetapi jika dilakukan untuk kemaslahatan anak dengan kesepakatan seluruh ahli waris, maka dapat dibenarkan dengan batasan tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penundaan pembagian warisan dapat dipandang sebagai bentuk perlindungan anak dan realisasi kemaslahatan, namun harus diatur dengan kesepakatan tertulis, batas waktu yang jelas agar tetap sejalan dengan prinsip keadilan hukum Islam.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/60104
    Collections
    • Islamic Law [923]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV