Konsep Pendidikan Islam dalam Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-attas dan Relevansinya dengan Penguatan Pendidikan Karakter di Era Society 5.0
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pendidikan yang masih
terfokus pada pencapaian akademik dan teknis, sehingga mengabaikan
pembentukan karakter, moral, dan spiritual pesert didik. Tantanggan ini semakin
kompleks di era Society 5.0, sebuah era yang mengintegrasikann dunia nyata
dengan dunia digital dengan bantuan teknologi seperti AI, IoT, dan Big Data. Di era
Society 5.0 ini kemajuan teknologi berpotensi menyebabkan dehumanisasi dan
krisis nilai. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengkaji
konsep pendidikan Islam dalam pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan
relevansinya dengan penguatan pendidikan karakter di era Society5.0.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari sumber primer yang terdiri
dari karya-karya utama Al-Attas yang membahas mengenai pendidikan dan sumber
sekunder yang relevan dengan topik, kemudian dianalisis menggunakan teknik
analisis isi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa konsep pendidikan Islam menurut Al-
Attas terangkum dalam istilah ta’dib, yang menekankan penanaman adab sebagai
proses fundamental pendidikan. Adab dimaknai sebagai pengenalan dan pengakuan
terhadap posisi diri yang tepat dalam hierarki penciptaan, yang mengintegrasikan
ilmu, amal, dan akhlak. Konsep ini sangat relevan sebagai fondasi penguatan
pendidikan karakter di era Society 5.0, karena dapat menjadi penangkal
dehumanisasi, pedoman etika digital, dan pemandu pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang berorientasi pada kemaslahatan manusia. Dengan
demikian, penelitian ini juga menunjukan bahwa konsep pemikiran al-Attas
menawarkan kerangka filosofis yang strategis untuk membentuk generasi Society
5.0 yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga berkarakter mulia dan
manusaiwi.
Collections
- Islamic Education [1211]
