Show simple item record

dc.contributor.authorNgongira, Al-Fariz Ardhia
dc.date.accessioned2026-01-31T08:30:35Z
dc.date.available2026-01-31T08:30:35Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60074
dc.description.abstractPenelitian ini mengangkat permasalahan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan selama pandemi Covid-19 tahun 2020-2022. Fokus utama adalah diplomasi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam menjamin hak dan kesejahteraan PMI di tengah krisis global tersebut. Kerangka pemikiran yang digunakan adalah teori diplomasi G. R. Berridge, yang menekankan peran komunikasi dan negosiasi dalam diplomasi, khususnya fungsi Kemlu RI dalam menangani isu perlindungan PMI melalui lima fungsi utama diplomasi. Argumen sementara menyatakan bahwa Kemlu RI melalui KDEI Taipei berperan aktif dalam penempatan staf, implementasi kebijakan adaptif, koordinasi hubungan luar negeri, negosiasi dengan perwakilan Taiwan di Indonesia, serta membangun dukungan domestik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa diplomasi perlindungan Kemlu RI efektif dalam mengatasi permasalahan PMI seperti PHK sepihak, gaji tidak dibayar, dan keterbatasan layanan kesehatan. Meskipun menghadapi keterbatasan akibat tidak adanya hubungan diplomatik secara resmi, Kemlu RI tetap menjalankan fungsi diplomasi secara optimal demi memastikan perlindungan PMI.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCovid-19en_US
dc.subjectDiplomasien_US
dc.subjectKemlu RIen_US
dc.subjectPerlindungan PMIen_US
dc.subjectTaiwanen_US
dc.titleDiplomasi Kementerian Luar Negeri dalam Melindungi Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Selama Pandemi Covid-19 Tahun 2020-2022en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19323034


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record