| dc.description.abstract | Rendahnya minat belajar siswa dalam memahami materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang dianggap bersifat hafalan menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Diperlukan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif agar siswa lebih termotivasi dan mudah memahami materi. Salah satu alternatif yang digunakan adalah media game Teka-Teki Silang (TTS) pada pembelajaran SKI, khususnya materi Khulafaur Rasyidin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive yang melibatkan Kepala Madrasah, guru SKI, dan empat siswa kelas X5 yang dipilih berdasarkan partisipasi dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media TTS pada materi Khulafaur Rasyidin mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa. Siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi juga terlatih dalam menyusun serta memecahkan soal. Faktor pendukung implementasi media ini meliputi dukungan Kepala Madrasah, kebebasan guru memilih media, relevansi materi, serta respons positif siswa. Adapun faktor penghambatnya adalah kendala teknis dalam penyusunan grid, keterbatasan waktu, serta perbedaan kemampuan siswa dalam merumuskan pertanyaan dan jawaban. | en_US |