Implementasi Metode Kauny Quantum Memory bagi Siswa Raudhatul Athfal Ki Ageng Wonolelo Sleman dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-qur’an Juz 30
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Kauny Quantum Memory dalam membantu meningkatkan kemampuan menghafal AlQuran Juz 30 serta mengevaluasi efektivitas metode setelah diterapkan pada siswa RA Ki Ageng Wonolelo Widodomartani Ngemplak Sleman. Metode Kauny Quantum Memory adalah metode pembelajaran menghafal Al-Quran yang mengoptimalkan kecerdasan otak kanan dengan teknik visualisasi, gerakan tangan, ilustrasi makna, dan cerita bergambar, sehingga menjadikan proses menghafal lebih menyenangkan dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) model Kemmis dan dan McTaggart, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Subjek penelitian yaitu siswa kelas TK B RA Ki Ageng Wonolelo yang terdiri dari 15 siswa serta 1 guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, tes hafalan, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Analisis ini digunakan untuk memberikan gambaran yang rinci tentang karakteristik subjek serta menjelaskan peningkatan kemampuan menghafal AlQuran Juz 30 setelah diterapkannya metode Kauny Quantum Memory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Kauny Quantum Memory dapat meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dan menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran tahfidz untuk anak usia dini, khususnya dalam mengatasi hambatan seperti kebosanan, konsentrasi rendah, dan kemampuan daya ingat siswa yang beragam. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan metode pembelajaran hafalan Al-Quran yang menyenangkan, interaktif, dan efektif. Penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan menghafal AlQuran Juz 30 siswa setelah penerapan metode ini, dengan persentase ketuntasan meningkat dari 80% pada siklus I menjadi 93,33% pada siklus II. Selain aspek kognitif, metode ini juga efektif dalam membangun sikap religius, karakter positif, dan motivasi belajar siswa.
Collections
- Islamic Education [1212]
