Show simple item record

dc.contributor.authorAnarki, Virgiawan Listianto
dc.date.accessioned2026-01-31T06:46:12Z
dc.date.available2026-01-31T06:46:12Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/60020
dc.description.abstractPesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menjadikan media sosial bagian tak terpisahkan dari kehidupan Generasi Z, termasuk bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Indonesia. Di antara berbagai platform, TikTok menonjol sebagai media dominan, berkembang dari sekadar platform hiburan menjadi sumber informasi dan pembelajaran informal yang signifikan. Fenomena ini, TikTok menawarkan akses instan ke pengetahuan dalam format menarik. Namun, di sisi lain, konten buatan pengguna menimbulkan pertanyaan serius tentang kedalaman dan validitas informasi. Persoalannya bukan lagi TikTok digunakan untuk pembelajaran, melainkan bagaimana pemanfaatannya membentuk literasi digital penggunanya dan tantangan. Untuk memahami motivasi ini, penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratifications. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan TikTok sebagai sumber literasi digital, dan mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa Pendidikan Agama Islam UII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang relevan, dan data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan TikTok oleh mahasiswa sebagai kebutuhan informasi, hiburan, identitas pribadi, interaksi sosial, yang secara aktif dicari oleh mahasiswa ketika mereka menggunakan TikTok. Kendala utama yang diidentifikasi bukanlah ketidakmampuan teknis, melainkan tingginya risiko misinformasi akibat kurangnya validasi sumber dan konten yang tidak relevan. Penelitian ini memberikan wawasan, tentang bagaimana platform seperti TikTok dapat beradaptasi dengan kebutuhan pengguna yang terus berkembang, memastikan relevansi dan kegunaannya dalam lanskap digital. Dalam konteks mahasiswa Pendidikan Agama Islam, kemampuan ini merupakan bagian krusial dari literasi digital yang etis, karena mahasiswa diharapkan menjadi calon pendidik yang mampu mencontohkan pemanfaatan media sosial secara bijak, selektif, dan sesuai dengan nilai-nilai moral serta ajaran Islam.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTikToken_US
dc.subjectLiterasi Digitalen_US
dc.subjectUses and Gratificationsen_US
dc.titlePemanfaatan Platform Tiktok Sebagai Sumber Literasi Digital Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia Angkatan 2021en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21422003


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record